PERHITUNGAN WAKTU AKHIR ZAMAN

Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan menentukan manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, kamu juga tahu bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang melihat. (QS. Yunus ayat 5)

(Al Quran) ini adalah penjelasan yang menjelaskan yang memberi peringatan kepada manusia, dan memberi mereka peringatan dengan-Nya, dan mengatur mereka dengan baik bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran. (QS. Ibrahim ayat 52)

Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik udara (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata! (QS. Yasin Ayat 77)

Maka apakah kamu tidak menilai?(QS. Ash Shaffat Ayat 155)

dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan? (QS. Adz Dzariyat Ayat 21)

“Rasulullah saw datang kepada kami secara tiba-tiba, saat kami (sibuk dalam diskusi). Beliau bertanya: “Apa yang sedang kalian perbincangkan?” Mereka (para sahabat) menjawab: “Kami sedang memperbincangkan masalah Hari Kiamat”. Kemudian beliau saw bersabda: “Hari Kiamat tidak akan datang sampai kalian melihat Sepuluh Tanda-tanda yang akan terjadi sebelum Kiamat itu. Lalu beliau saw menyebutkan tanda-tanda dimaksud yaitu: 1. Asap, 2. Dajjal (si penipu besar) 3. Dabbah (Binatang melata), 4. Matahari terbit dari Barat, 5. Turunnya Isa bin Maryama.s., 6.Ya’juj dan Ma’juj, 7. Gerhana di Timur, 8. Gerhana di Barat, 9. Gerhana di Jazirah ‘Arab. Dan pada akhir dari itu ada 10. Api yang menyala keluar dari Yaman, dan akan menghalau umat manusia ke mahsyar (tempat berkumpul) mereka.” (Dalam Kitab Terjemahan Shahih Muslim Jilid IV, hadits no 2466, Bab “Tanda-tanda Hari Kiamat”)

Group untuk berbagi tentang informasi Akhir zaman link Groupnya ada dibawah ini :

https://chat.whatsapp.com/FI0YmgMPNNoJqDUpdKjacB

Tausyah Syeikh Imran Husaini tentang Akhir Zaman


Proses Terjadinya Tiang api Di Yaman adalah adanya Pertempuran yang menyebabkan munculnya Tiang tiang api akibat diledakkannya Rudal dan Bom lainnya seperti video dibawah ini:



PERHITUNGAN WAKTU AKHIR ZAMAN BERDASARKAN ALQURAN DAN HADIST.

A. USIA KEHIDUPAN DIDUNIA ADALAH 1 (SATU) MINGGU WAKTU DI AKHIRAT.

Dari Abu Hurairah ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “ Hari yang terbit matahari padanya yang paling baik adalah hari jum’at, pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia masukkan ke dalam surga, pada hari itu pula ia dikeluarkan darinya, dan tidak akan terjadi hari kiamat kecuali pada hari jum’at. [HR. Muslim, Tirmizi & Ahmad]

Surat As-Sajdah Ayat 5 Arab-Latin: Yudabbirul-amra minas-samā`i ilal-arḍi ṡumma ya'ruju ilaihi fī yauming kāna miqdāruhū alfa sanatim mimmā ta'uddụn.

Terjemah : Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu.

Dari hadits diatas diketahui bahwa perhitungan umur dunia dihitung sejak dikeluarkannya Nabi Adam alaihi salam ke bumi hingga saat kiamat adalah hari jum’at ke hari jum’at, yaitu berlalu selama 1 minggu akhir (7 hari akhirat)

1 Hari Akhirat adalah 1000 Tahun Dunia (Qs. Assajaddah Ayat 5) : 7000Tahun.

B. USIA UMAT TERDAHULU :

Dari Ibnu Abbas, dari (cerita) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam (kepadanya), kemudian ia 

berkata: “Umur Adam adalah 1000 tahun”. Kemudian ia berkata: Antara Adam dengan Nuh adalah 1000 tahun, dan antara Nuh dengan Ibrahim adalah 1000 tahun, dan antara Ibrahim dengan Musa adalah 700 tahun, dan antara Musa dengan Isa adalah 1500 tahun, sedangkan antara Isa dengan Nabi kita adalah 600 tahun.[HR. Hakim]

Jarak Antara Nabi Adam AS Dan Nabi Nuh AS : 1000Tahun

Jarak Antara Nabi Nuh AS Dan Nabi Ibrahim AS : 1000Tahun 

Jarak Antara Nabi Ibrahim AS Dan Nabi Musa AS : 700Tahun

Jarak Antara Nabi Musa AS Dan Nabi Isa AS : 1500Tahun

Jarak Antara Nabi Isa AS Dan Nabi Muhammad SAW : 600Tahun +

 Jumlah………………………………………………………………………….…: 4800Tahun  

                                   

C. JARAK MATAHARI TERBIT DARI BARAT HINGGA HISAB : 

Dari Abdullah bin Umar, ia berkata: “Manusia akan menetap setelah terbitnya matahari dari tempatnya terbenam selama 120 tahun.’’ (hadits shahih mauquf riwayat Ahmad, Thabrani, Ibnu Abu Syibah dan Abdul Razzaq, Al haitsami mengatakan para perawinya wara dan terpercaya)

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Jarak waktu antara dua tiupan itu adalah empat puluh. Mereka bertanya: Wahai Abu Hurairah, apakah 40 hari? Ia menjawab: Aku tidak dapat menyebutkan. Mereka bertanya lagi: 40 tahun? Ia (kembali) menjawab: Aku tidak dapat menyebutkan. Kemudian Allah menurunkan hujan, sehingga mayat-mayat tubuh (bangkit) seperti tumbuhnya tanaman sayuran. Tidak ada satu bagian tubuh manusia kecuali semua telah hancur selain satu tulang, yaitu tulang ekornya dan dari tulang itulah jasad manusia akan disusun kembali pada hari kiamat. (HR. Bukhori, Muslim, Nasai Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad dan Malik)

Dalam suatu hadits shahih ( dari saad bin Abi Waqash) dikatakan bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam telah bersabda: Hari dimana manusia akan berdiri menghadap Tuhan semesta alam adalah selama setengah hari (Beliau menerangkan Al-Qur’an surah ke-83 Al Muthaffifin).

1 Hari Akhirat adalah 1000 Tahun Dunia Jadi Setengah hari akhirat adalah 500 tahun. Hal ini sesuai dengan hadits Bukhori dan Muslim yang mengatakan bahwa “Kaum fakir miskin yang beriman akan memasuki surga sebelum orang-orang kaya selama setengah hari yaitu selama 500 tahun.

Jarak Matahari Terbit Dari Barat Hingga Tiupan Pertama: 120Tahun

Jarak Tiupan Pertama Hingga Tiupan Kedua : 40Tahun

Jarak Tiupan Kedua Hingga Kebangkitan : 40Tahun

Jarak Kebangkitan Hingga Hisap : 500Tahun+

 Jumlah………………………………………………………………………….…: 700Tahun 


D. UMUR UMAT ISLAM :

A - B – C = 7000Tahun – 4800Tahun – 700Tahun =1500Tahun

Usia Rasullah Muhammad SAW : 63Tahun

Diangkat Menjadi Rasulullah Usia : 40Tahun –

Jumlah……………………………………....……..: 23Tahun –

Sisa………………….……………………………..: 1477Tahun(Mekkah 13 Madinah 10)

Tahun Hijriah Saat Ini 2021 : 1442Hijriah –

 Jumlah………………………………...………..…: 35Hijriah 


E. KEJAYAAN ISLAM TERAKHIR :

Kejayaan Islam Terakhir : Khilafah Turki Utsmani (Turki Otoman) 3 Maret 1924Masehi

Kejayaan Islam Terakhir : Khilafa Turki Utsmani (Turki Otoman) : 27 Rajab 1342Hijriah

F. DATANGNYA PEMIMPIN ISLAM/KHILAFAH YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT 

Allah SWT Mengutus setiap 100Tahun Sekali Pemimpin/Khilafah Umat Islam Dunia

Jika Perhitungan Tahun Masehi : 3 Maret 1924 

Janji ALLAH SWT : 100Tahun + 1924 maka Jatuh Pada Tahun 3 Maret 2024 (1445H/1446H)

Jika Perhitungan Tahun Hijriah : 27 Rajab 1342 

Janji ALLAH SWT : 100Tahun + 1342 maka Jatuh Pada Tahun 27 Rajab 1442 (2020M/2021M)

Andaikan dunia tinggal sehari lagi, Allah Taala akan panjangkan hari tersebut sehingga diutus pada seorang lelaki dari ahli baitku (keturunanku) yang namanya serupa namaku dan nama sesuai nama ayahku (Muhammad bin Abdillah). Ia akan penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan yang sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan penindasaan. ” (HR Abu Dawud, No 9435, dan dishohihkan oleh al Albani, Shohih al Jami 'as Shoghir, No 5304).

G. KEGADUHAN KERAJAAN SAUDI ARABIA

“Ada tiga orang yang akan saling membunuh tentang simpanan kalian; mereka semua adalah putra khalifah, kemudian tidak satu pun akan mendapatkannya. Akhirnya muncullah bendera-bendera hitam dari arah timur, lalu mereka akan memerangi kalian dengan peperangan yang tidak pernah dilakukan oleh satu kaum pun… (lalu beliau SAW menutur-kan sesuatu yang tidak aku ingat, kemudian beliau SAW berkata:) Jika kalian melihatnya, maka bai’atlah dia! Walaupun dengan merangkak di atas salju, karena sesungguhnya ia adalah Khalifatullah al-Mahdi.”Riwayat ini terdapat dalam sejumlah kitab hadits seperti Sunan Ibn Majah (II/1367), Mustadrak al-Hakim (IV/463-464).

Mohammed bin Salman: Manuver sang putra mahkota memodernisasi Arab Saudi dan tuduhan dalang pembunuhan Jamal Khashoggi. 

https://www.bbc.com/indonesia/dunia-49902217

Pangeran Arab Saudi Serukan Kudeta Lengserkan Raja Salman.

https://news.detik.com/internasional/d-/pangeran-arab-saudi-serukan-kudeta-lengserkan-raja-salman

H. IMAM MAHDI YANG DIJANJIKAN ALLAH SWT

Dari Abu Said al-Khudri RA, sesungguhnya Rasul bersabda: “Akan muncul di masa akhir umatku seorang yang diberikan petunjuk (al-Mahdi), (yang pada masa itu) Allah SWT memberikan hujan kebaikan, bumi mengeluarkan tanaman tanamannya, harta akan dibagikan secara merata, binatang ternak melimpah dan umat menjadi mulia, dia akan hidup selama tujuh atau delapan,” yaitu musim haji. (Hadits ini sahih sanadnya, namun tidak diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim). (HR. Al-Hakim)


I. IMAM MAHDI KETURUNAN RASULULLAH DARI HASAN BINTI FATIMAH BERASAL DARI TIMUR YAITU NUSANTARA.

Dari Tsauban radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya Allah menggulung bumi untukku sehingga aku bisa melihat timur dan baratnya. 
Dan sesungguhnya kekuasaan ummatku akan mencapai apa yang telah dinampakkan untukku. aku diberi dua harta simpanan: Merah dan putih. Dan sesungguhnya aku meminta Rabbku untuk ummatku agar Dia tidak membinasakan mereka dengan kekeringan menyeluruh, agar Dia tidak memberi kuasa musuh untuk menguasai mereka selain diri mereka sendiri sehingga menyerang perkumpulan mereka. Dan sesungguhnya Rabbku berfirman, “Hai Muhammad, sesungguhnya Aku bila menentukan takdir tidak bisa dirubah, sesungguhnya Aku memberikan untuk umatmu agar mereka tidak dibinasakan oleh kekeringan menyeluruh dan Aku tidak akan memberi kuasa musuh untuk menyerang mereka selain diri mereka sendiri lalu mereka menyerang perkumpulan mereka, walaupun musuh mengeepung mereka dari segala penjurunya, hingga akhirnya sebagian dari mereka (umatmu) membinasakan sebagaian lainnya dan saling menawan satu sama lain.” (HR. 
Muslim no. 2889).

Diriwayatkan oleh Jabir bin Samurah ra yang berkata: “Saya ketika itu melihat Nabi berpakaian 
merah. Kemudian saya membandingkannya dengan melihat bulan. Ternyata dalam pengamatan 
saya, beliau lebih indah daripada bulan.” (HR. Abu Ya’la dan Al-Baihaqi). Dan juga yang diriwayatkan oleh Ibnu Qudamah yang berkata, “Pakaian yang paling utama adalah pakaian yang berwarna putih karena Nabi bersabda, ‘Sebaik-baik pakaian kalian adalah yang berwarna putih. Gunakanlah sebagai pakaian kalian dan kain kafan kalian.” (al Mughni, 3/229). 

Rasulullah bersabda seperti yang dijelaskan oleh Imam Muslim, “Allah menunjukkan kepadaku 
bumi. Aku ditunjukkan pula Timur dan Baratnya. Allah menganugerahkan kepadaku warna yang 
indah. Yaitu Al Ahmar Wal Abyadh (Merah dan Putih).” (Kitab Al Fitan Jilid X hal. 340).

Khilafah Utsmaniyah “Sultan Turki menyerahkan bendera Laa ilaha illallah berwarna ungu 
kehitaman terbuat dari kain kisawah ka'bah, dan bendera bertuliskan Muhammadarrasulullah 
berwarna hijau kepada Raden Pattah. 

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Ishaq Al Washithi An Naqid; telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ishaq dari Yazid bin Hayyan; aku mendengar Abu Mijlaz menceritakan dari Ibnu Abbas, ia berkata; "Sesungguhnya panji Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwarna hitam dan benderanya berwarna putih."- sunan Ibn Majah 2808

Kata sahabat RA, "Al-Mahdi berserta tentara-nya akan muncul daripada Timur. Sekiranya gunung 
menjadi penghalang (perjalanan) mereka, nescaya gunung itu akan (mereka pukul sehingga) hancur 
rata menjadi jalan mereka."Sabda Nabi SAW, "Akan datang Panji-panji Hitam dari Timur, seolah-
olah hati mereka adalah kepingan-kepingan besi. Sesiapa yang mendengar tentang mereka, hendaklah datang kepada mereka dan berbaiatlah kepada mereka, sekalipun terpaksa merangkak di 
atas salji." (Al-Hafiz Abu Nuaim)

Kata Sayidina Ali KMW, "Maka Allah Azza wa Jalla menghimpunkan sahabat-sahabatnya (tentera 
al-Mahdi yang dipanggil Ikhwan) seramai tentara-tentara Badar dan seramai tentara Talut, yaitu 
313 orang lelaki, seolah-olah mereka itu singa-singa jantan yang keluar dari hutan. Hati mereka itu 
ibarat kepingan-kepingan besi. Kalau mereka berkehendak untuk memindahkan gunung, niscaya 
akan mereka lakukan. Pakaian mereka sejenis dan seolah-olah mereka itu dari satu ibu dan satu 
ayah."

Dari Ibnu Umar RA katanya, Rasulullah SAW ditanya oleh para sahabat RA, "Apakah ada orang yang beriman kepadamu sedangkan mereka tidak pernah melihatmu dan membenarkan ajaranmu sedangkan mereka tidak pernah melihatmu?" Baginda SAW menjawab, "Mereka itu adalah Ikhwanku dan mereka bersama-samaku. Beruntunglah mereka yang melihatku dan beriman  kepadaku dan beruntung juga mereka yang beriman kepadaku sedangkan mereka tidak pernah 
melihatku." (diulang 3 kali). (Muslim)

Rasulullah SAW, ada menyebutkan mengenai Ikhwan ini yang maknanya kira-kira begini: 
"Apabila azan sang muazin, berserulah dia, 'Asyhaduan Lailahaillallah', (ketika itu) bergoncanglah syurga. Sangatlah rindunya para bidadari dan bertambah-tambah rindunya lagi mereka akan Rasulullah SAW. Begitu juga segala mahligai syurga dan segala bilik peraduannya (bergoncang-goncang kerana) amat rindu kepada Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW itu pula, selain rindunya yang bersangatan kepada syurga, juga tersangat rindu kepada suatu toifah dari kalangan umatnya yang akan keluar pada akhir zaman nanti. Mereka itu berakhlak dengan akhlak nabi-nabi dan mengambil perjalanan yang ditempuh oleh para siddiqin. Mereka ini adalah ghuraba(orang-orang asing) di kalangan umum mukminin."

Firman Allah SWT yang bermaksud: “Dan masa (kejayaan/ kekuasaan dan kehancuran) itu Kami 
pergilirkan di antara manusia (sebagai iktibar/ pengajaran)” (Ali Imran: 140)

Sabda Rasulullah SAW: “Akan terjadi di akhir zaman Islam muncul dari bumi sebelah Timur.” (tersebut di dalam Kitab Sababul Inhithat Al Muslimin oleh Sayid Hasan Ali An Nadwi)

Berdasarkan ayat di atas, jelas bahwa Allah menggilirkan kejayaan dan kejatuhan suatu bangsa dari dulu hingga kini.

As-Syahid Hasan Al-Banna pernah mengatakan; “Kepemimpinan dunia dipegang secara bergilir 
oleh orang dari Timur dan orang Barat.”
Sejarah telah membuktikan, kejayaan sesuatu bangsa dipergilirkan antara Timur dan Barat: 
1. Bangsa Qibti (Timur), bangsa Yunani (Barat), 
2. Bangsa Farsi (Timur), Bangsa Romawi (Barat), 
3. Bangsa Arab (Timur), dan kini Amerika (Barat) 
4. Jika diikuti susunan timur-barat ini, giliran bangsa yang bakal menguasai dunia kini adalah 
bangsa dari Timur Yaitu :
INDONESIA MASYRIQ (TIMUR) DAN MAGHRIB (BARAT)

NUSANTARA/INDONESIA adalah MASYRIQ (TIMUR) dan AMERIKA/USA adalahMAGHRIB (BARAT) karena titik nol perhitungan atau pergantian hari berada diantara Nusantara dan benua Amerika yaitu dilaut Pasifik yang tidak memiliki daratan dari mulai kutub utara sampai kutub selatan untuk memastikan satu wilayah daratan yang memiliki penghuni tidak mengalami pergantian hari secara berbeda. Misalnya kota MEDAN tidak akan mungkin mengalami pergantian hari secara berbeda.
 
 
Di dalam Al-quran kalimat "masyriq" dan "maghrib" (makna yang umum dipakai adalah : timur dan barat), kadang disebutkan dalam bentuk mufrad (singular), tatsniyah (dual) dan Jama' (plural) 
yaitu masyriq (مشرق ,(masyriqaini (مشرقين ,(dan masyaariq (مشارق ,(maghrib (مغرب ,(maghribaini 
(مغربين ,(dan maghaarib (مغارب ,(seperti dalam ayat-ayat berikut :

1. Bentuk singular pada surat Asy-syu'araa 27;
َر ب
َمْشِرِقالْ
َمْغِرِبَوالْ
َوَمابَْينَُهَما2. Bentuk dual pada surat Ar-rahman ayat 15;
َر ب
ِنَمْشِرقَْي
الْ
َوَر بِنَمْغِربَْي
الْ
3. Bentuk plural pada surat Al-ma'aarij ayat 40;
فَآل
ِسُمقْ
أُ
بَِر ِبِرِقَمَشا
الْ
ِرِبَمغَا
َوالْ
إِنَّالَقَاِدُروَن

Dari Ibnu Umar bahwa Nabi SAW telah mengambil 
tangan Ali dan bersabda : “Akan keluar dari sulbi ini pemuda yag memenuhi dunia dengan keadilan 
(Imam Mahdi). Bilamana kamu melihat yang demikian itu, maka wajib kamu mencari Pemuda dari Bani Tamim itu, dia datang dari sebelah Timur dan dia adalah pemegang bendera Al-Mahdi”. (dari 
kitab Al Hawi lil Fatawa oleh Imam Sayuti).

Guru Besar Universitas Al Azhar Kairo, Prof. DR. Syeikh Abdul Hayyi Al-Farmawi, 
menegaskan bahwa kebangkitan Islam di masa depan akan dimulai di Indonesia. Beberapa 
tokoh dan penulis dunia di antaranya : Malik bin Nabi (penulis Perancis), Dr. Abdus Sallam 
Harras (Univ. Qarawiyyun Maroko), Judith Nagata (penulis Amerika), Mahmud Bajahji 
(mantan PM Irak) juga meyakini bahwa kebangkitan Islam akan bermula dari Asia Tenggara, dengan tulang punggungnya Indonesia dan Malaysia.

J. TURUNNYA NABI ISA AS

QS An-Nisa' (4): 157-158
ِArtinya: “Dan karena ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah’, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi 
(yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-
orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang 
yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali 
mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. 
Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha 
Perkasa lagi Maha Bijaksana.”

Nabi ISA AS Diangkat kelangit pada saat berusia 33 Tahun dan akan turun kedunia dengan Usia 33 Tahun Kemudian akan memimpin Umat Islam Setelah Imam Mahdi selama 7 Tahun sehingga 
Genaplah Usianya di Dunia selama 40Tahun. 

Lamanya Nabi ‘Isa Alaihissallam tinggal di bumi adalah selama 40 tahun. (Asyraathus Saa’ah (hal. 
355-363)

Dalam hadits riwayat Imam Ahmad dan Ibnu Hibban, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam 
bersabda: “Beliau tinggal di bumi selama 40 tahun sebagai imam yang adil dan hakim yang bijaksana.” HR. Ahmad (VI/75), Ibnu Hibban (no. 1905, Shahiih Mawaariduzh Zham’aan no.1599)  

                                                                               
                               
Wallahu A'lam
Maulana M. Yasin

Komentar